*** PEKAN IMPROVEMENT 2009 ***

Sudah Saatnya untuk BERUBAH. Saatnya bagi kita untuk membuat TEROBOSAN BARU. untuk meningkatkan kinerja dalam SISTEM MANJEMEN PERUSAHAAN.

Bagaimana sebuah Improvement, bukan hanya sebuah Ide atau Konsep, tetapi Improvement sebagai suatu Budaya di perusahaan anda. Improvement untuk menciptakan sesuatu yang baru, meninggalkan cara lama yang tidak efektif untuk sesuatu yang lebih baik dalam sistem manajemen perusahaan anda.

Sentral Sistem Consulting selalu hadir untuk mengajak anda menjadikan Improvement menjadi bagian aktivitas sehari-hari di perusahaan anda, dengan semangat untuk membudayakan Improvement.

Kami selenggarakan PEKAN IMPROVEMENT 2009 , pada tanggal 07 - 11 Desember 2009.

--------------------------------------------------------------

BEST PRACTICE DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI MUTU
UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING
INDUSTRI OTOMOTIF INDONESIA
28-29 JULI 2009

Mengacu pada pengalaman kami dalam membimbing dan mengaudit perusahaan komponen otomotif yang telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO otomotif atau ISO/TS 16949, kami merasa cukup prihatin atas implementasi Core Tools dari ISO/TS 16949, yaitu: Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dan Control Plan, Production Part Approval Process (PPAP), Advanced Product Quality Planning (APQP), Statistical Process Control (SPC) dan Measurement System Analysis (MSA) yang masih belum diterapkan secara optimal. Penerapan Core Tools masih sebatas pembuatan dokumen dan belum digunakan sebagai alat analisis yang bisa memperbaiki kemampuan Industri Otomotif untuk bisa menekan angka reject product.

Berdasarkan kondisi tersebut, kami merasa prihatin dan perduli untuk mencari suatu langkah yang bisa meningkatkan pemahaman para pelaku industri di perusahaan komponen otomotif ini, sehingga Core Tools tersebut dapat dimanfaatkan sepenuhnya, sebagai suatu alat analisis yang bisa membantu perusahaan dalam menerapkan sistem prevention (mencegah defect), bekembang dari teknologi sebelumnya yang bersifat menangkap defect atau sistem deteksi. Core Tools tidak hanya, sebatas memenuhi persyaratan dokumen yang diminta pelanggan atau untuk memenuhi persyaratan audit badan sertifikasi.

Untuk mewujudkan langkah ini, kami mendapat sambutan baik dari Departemen Perindustrian RI khususnya Direktur Alat Transportasi Darat dan Kedirgantaraan dan Gabungan Industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) yaitu membuat suatu acara forum diskusi "Best Practice dalam Penerapan Teknologi Mutu untuk Meningkatkan Daya saing Industri Otomotif Indonesia", pada 28 -29 Juli 2009, bertempat di Ruang Logam Lantai 10 Departemen Perindustrian RI, Jalan Jendral Gatot Subroto Kav. 52-53 Jakarta Selatan 12950.

Acara ini dihadiri oleh 72 peserta pada 28 Juli 2009 dan 69 peserta pada 29 Juli 2009 dari 28 perusahaan komponen otomotif , yaitu:

  1. PT. Asahimas Flat Glass
  2. PT. Astra Daihatsu Motor Casting Plant
  3. PT. Braja Mukti Cakra
  4. PT. Century Batteries Indonesia
  5. PT. Cipta Kreasi Prima Muda
  6. PT. Cipta Saksama Indonesia
  7. PT. Daido Metal Indonesia
  8. PT. Dharma Polymetal
  9. PT. Gajah Tunggal
  10. PT. Imora Honda Jakarta
  11. PT. Ingress Malindo Venture
  12. PT. Inti Panjta Press Industri
  13. PT. IRC Inoac Indonesia
  14. PT. Karya Bahana Berlian
  15. PT. Kiyokuni Technologies
  16. PT. Mesin Isuzu Indonesia
  17. PT. Metindo Era Sakti
  18. PT. Mitsubishi Electric Automotive Indonesia
  19. PT. Muliaglass Safety Division
  20. PT. NGK Ceramics Indonesia
  21. PT. Saitama Stamping Indonesia
  22. PT. Sankyo Indonesia
  23. PT. Showa Indonesia
  24. PT. Sinar Alum Sarana
  25. PT. Sta rtec Pacific
  26. PT. Trimitra Batterai Perkasa
  27. PT. Yamatogomu Indonesia
  28. PT. Yutaka Manufacturing Indonesia

Acara dibuka oleh Ketua Umum GIAMM, Bapak Ir. Hadi Suryadipradja dan mewakili Departemen Perindustrian RI, Direktur Alat Transportasi Darat dan Kedirgantaraan diwakili oleh Kasubdit Program Alat Transportasi dan Telematika, Bapak Ir. Sugiarto. Dilanjutkan short briefing materi PPAP dan APQP, dari Sentral Sistem Consulting, yang dipresentasikan oleh Bapak Imanuel Iman, MBA.

Memasuki acara forum diskusi Core Tools hari I, 28 Juli 2009, pembahasan mengenai "Penerapan Production Part Approval Process (PPAP), Advanced Product Quality Planning (APQP), Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dan Control Plan.

PPAP, APQP, dan FMEA di perusahaan komponen otomotif dipandu oleh Bapak Imanuel Iman, MBA dan team dari Sentral Sistem Consulting. Berikut ini kami tampilkan survey bagaimana "Penerapan PPAP, APQP, dan FMEA" langsung kepada peserta pada saat acara pada 28 Juli 2009 , sebagai berikut:   

Hasil Survey Implementasi Core Tool ISO TS 16949 , PPAP, APQP, FMEA dan Control Plan  

Survey Implementasi Core Tools ISO TS 16949 ini dilakukan oleh kami - Sentral Sistem Consulting- bersamaan dengan acara - Best Practice Quality/Core Tools (Kerja sama Sentral Sistem Consulting~ Departemen Perindustrian RI ~ Gabungan Industri Alat-Alat Mobil dan Motor  - pada tanggal 28 Juli 2009, bertempat di gedung Departemen Perindustrian Jakarta. Hasil survey dari 72 responden dari 28 perusahaan yang sudah menerapkan Core Tools (PPAP, APQP, FMEA & Control Plan), yang menunjukkan bahwa sebagian besar implementasi Core tools :

  • Belum memberikan manfaat yang maksimal sebagai fungsi perbaikan atau peningkatan Sistem Pelaksanaan Produksi, bahkan hampir sebagian besar mengatakan implementasi core tools masih sebatas keperluan dokumen saja
  • Belum dilandaskan pada pemahaman teknis core tools yang benar.

Di bawah ini terlampir rangkuman hasil survey PPAP :

Di bawah ini terlampir rangkuman hasil survey APQP

Di bawah ini terlampir rangkuman hasil survey FMEA & Control Plan

Demikian pula pada pelaksanaan acara di hari kedua, 29 Juli 2009. Acara dimulai dengan sedikit mengulang materi FMEA dan menampilkan hasil survei peserta dalam Penerapan Dokumen PPAP, APQP, FMEA di perusahaan sebagai refreshing. Selanjutnya, memasuki forum diskusi selanjutnya, membahas Statistical Process Control (SPC) dan Measurement System Analysis (MSA), dimulai dengan short briefing dan langsung acara diskusi. Berikut ini: Hasil survey dari 69 responden dari 27 perusahaan yang sudah menerapkan Core Tools (SPC dan MSA), yang menunjukkan bahwa sebagian besar implementasi Core tools :

Hasil Survey Implementasi Core Tool ISO TS 16949 SPC dan MSA

  • Belum memberikan manfaat yang maksimal sebagai fungsi perbaikan atau peningkatan Sistem Pelaksanaan Produksi, bahkan hampir sebagian besar mengatakan implementasi core tools masih sebatas keperluan dokumen saja
  • Belum dilandaskan pada pemahaman teknis core tools yang benar.

Di bawah ini terlampir rangkuman hasil survey SPC

Di bawah ini terlampir rangkuman hasil survey MSA

Di akhir acara, tepatnya setelah penutupan yang disampaikan oleh Bapak Ir. Rustam mewakili Direktur Jendral Alat Transpotasi dan Telematika, Departemen Perindustrian RI, kami membentuk suatu acara "Pembentukan Forum" sebagai wadah untuk belajar dan sharing mengenai permasalahan Core Tools atau secara umum Quality Tools, khusus untuk industri komponen otomotif di Indonesia.

Melanjuti langkah awal yang telah kami prakarsai, pada pembentukan forum ini terpilih sukarelawan untuk menjadi pengurus yang melanjuti pertemuan rutin selanjutnya dari forum ini, rencana pertemuan per 6 bulan bila memungkinkan per 3 bulan. Adapun susunan pengurus Forum Diskusi Otomotif ini, sebagai berikut:

  1. Ibu Murniyanti ( Mitsubishi Electric Automotive Indonesia)
  2. Bapak Lailul Icang ( Inti Panjta Press Industri/IPPI)
  3. Bapak Dadan Bahtiar ( Dharma Polimetal)
  4. Bapak Ahmad Yani (Muliaglass Safety Division)
  5. Ibu Lina Ningrum (Mesin Isuzu Indonesia)

Mayoritas forum juga menyetujui sebagai Ketua Forum adalah Pihak Gabungan Industri Alat Mobil Motor (GIAMM) agar forum diskusi otomotif ini ke depan, bisa terus didukung oleh Departemen Perindustrian RI, menjadi Agenda Kegiatan GIAMM, dan lebih bisa melibatkan pihak Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) dari industri Otomotif di Indonesia, dan tidak menutup kemungkinan mendapat support dari institusi lainnya.

Terima kasih kami sampaikan kepada Departemen Perindustrian RI, khususnya Bapak Ir. Panggah Susanto , MM. selaku Direktur Alat Transportasi Darat dan Kedirgantaraan, Bapak Bapak Ir. Hadi Suryadipradja selaku Ketua Umum Gabungan Industri Alat Mobil Motor (GIAMM) , rekan-rekan GIAMM, Bapak Ir Sugiarto (Kasubdit Program Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian), Bapak Yan Tandiele, Bapak Ir. Rustam (Departemen Perindustrian RI, Direktorat Alat Transportasi Darat dan Kedirgantaraan) rekan-rekan team dari Sentral Sistem Consulting, par peserta dari berbagai perusahaan industri komponen otomotif, serta semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara ini. Mari kita membuka diri, belajar bersama bertukar pikiran untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Otomotif Indonesia. Sumbangsih kami untuk MERAH PUTIH!!!

Salam hormat,

Sentral Sistem Consulting
Back