*** Celebrating The 10th Years Annyversary Sentral Sistem Consulting ***

Improvement-zero_waste

    
Pengelolaan lingkungan yang efektif adalah kemampuan melakukan "Continual Improvement" melalui rekayasa atau "environment engineering" dalam melakukan "process improvement" pada setiap aktivitas, produk dan jasa di perusahaan dengan sasaran pencapaian "Zero Waste".
        "Process Improvement" dapat dilakukan melalui beberapa tahap rekayasa dari input suatu proses, realisasi produk dan output. Dalam process improvement dilakukan efisiensi suatu proses dengan mengevaluasi efektivitasnya untuk mengurangi dampak lingkungan signifikan.


"Tahapan Process Improvement"


Process Improvement

a. Input
      Fuel Switching (Penggantian Bahan Bakar LPG > LNG)
      Natural Resources Switching
        ( Penggantian Sumber Daya Alam Tak Dapat Diperbaharui > Sumber Daya Alam Dapat Diperbaharui )
      Reduce Raw Material
       ( Minimalisasi bahan baku yang mengandung bahan berbahaya dengan mengganti bahan baku yang mempunyai kandungan
          bahan tidak berbahaya )
      Minimize Support Materials (Minimalisasi bahan pendukung yang mempunyai nilai tambah kecil).

b. Process - Realisasi Produk
      Leakage Isolated ( Mengisolasi bocoran yang ada pada peralatan proses mis. bocoran pelumas, cairan pendingin,
        steam, air, coolant, grease, ceceran scrap, paparan gas/uap, dll ).
      Waste Utilizaton System (Sistem Pemanfaatan Limbah)
        dengan memanfaatkan kembali limbah sebagai bahan baku (Recycle), digunakan pada proses lain (Reuse), dimanfaatkan
        pada bagian yang masih mempunyai nilai tambah (Recovery).Mis : Hot Air Preheating System
        ( Sistem pemanasan awal dengan memanfaatkan udara panas terbuang dari peralatan proses pembakaran yang
        dipindahkan ke bahan baku untuk mengurangi beban pemanasan ).
      Process Modification (Modifikasi Proses), modifikasi pada proses membutuhkan rekayasa yang cukup inovatif dalam
        upaya mengurangi bahkan menghilangkan dampak lingkungan signifikan dari proses tersebut. Teknologi dan
        ilmu pengetahuan terapan akan memberikan solusi tepat dengan modifikasi internal proses.

C. Output
        Improvement pada produk memang tidak begitu signifikan. Beberapa improvement dilakukan pada sistem packaging. Bahan packaging diupayakan mampu memanfaatkan kembali secara berulang dan tidak menimbulkan limbah yang berarti.
Sistem packaging menggunakan bahan yang mampu digunakan berulang kali, tahan pada kondisi cuaca terburuk, tahan benturan dan tidak mudah rusak saat handling.
Back