*** Celebrating The 10th Years Annyversary Sentral Sistem Consulting ***
Community Development

      Community Development atau Pengembangan Komunitas adalah tanggung jawab perusahaan terhadap komunitas di lingkungan perusahaan yang merupakan kontribusi tangung jawab moral dalam upaya pemberdayaan komunitas di sekitar perusahaan yang mendapatkan dampak langsung maupun tidak langsung dari aktivitas perusahaan.

      Program ini bertujuan menyelaraskan hubungan masyarakat dengan pihak industri yang melakukan aktivitasnya di suatu daerah baik yang memanfaatkan secara langsung maupun tidak langsung sumber daya yang ada di sekitarnya (alam, manusia, infrastruktur, dan lainnya) dan berdampak pada kelangsungan dan kelestarian lingkungan. Program dapat berupa pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kemandirian kehidupan baik sosial, ekonomi, budaya, pendidikan, maupun kemampuan mandiri yang bersinergis dengan lingkungan.

      Program ini adalah wujud nyata perusahaan dalam menjalin komunikasi harmonis antara pelaku industri dan masyarakat pendukung di sekitarnya. Hal ini menjadi dasar ekonomi kerakyatan yang memberdayakan kemampuan masyarakat di sekitar industri agar tercipta hubungan saling menguntungkan antara kedua belah pihak demi terjaganya keseimbangan lingkungan di masa yang akan datang terhadap dampak yang ditimbulkan.

      Community Development bahkan menjadi agenda serius para pemerhati manajemen yang dituangkan dalam bentuk sistem manajemen yang dikenal dengan "Corporate Social Responsibility /CSR" dan memberikan pedoman standar internasional berupa ISO 26000. Standar ini memberikan guidance standar agar dicapai kesepakatan bersama yang seragam dalam upaya menerapkan hubungan tanggung jawab antara perusahaan dengan masyarakat sekitar sebagai parameter kontribusi industri bagi keseimbangan jalinan komunikasi harmonis di area industri bersangkutan yang saling menguntungkan untuk menghindari konflik horizontal maupun vertikal dimasa yang akan datang.

      Bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap pengembangan komunitas di sekitar perusahaan bahkan lebih jauh lagi menjamin keberlangsungan operasional perusahaan pada jangka panjang. Ketimpangan sosial ekonomi dituding sebagai penyebab konflik antara perusahaan dan masyarakat sekitarnya. Maka wujud nyata yang saling menguntungkan akan mengukur besarnya kontribusi industri dalam mengakomodasi sumber daya yang ada dan terasa akibatnya pada kurun waktu tertentu.

Back